Skema pembangunan
MDGs dan Post-MDGs
Millenium
Development Goals (MDGs) merupakan sebuah hasil kesepakatan yang dihadiri oleh
sebagian besar negara yang ada di dunia yang berada dalam Konferensi Tingkat
Tinggi (KTT). Tujuan dari MDGs yaitu untuk dapat menyelesikan permasalahan
kemiskinan dan menngkatkan pembangunan sosial. MDGs ini pula berusaha untuk
mencoba membuat dunia lebih damai dan aman, memerangi kemiskinan, membuat dunia
menjadi demokrasi dan menjunjung tinggi hak asasi manusia, serta mencoba
memelihara lingkungan agar tidak menjadi lebih buruk lagi. Seluruh negara di dunia
melihat sebuah kesepakatan ini dengan positif karena dnegan adanya MDGs ini
semua negara baik negara maju dan berkembang harus mematuhinya dengan tidak
melihat kekuatan dari sebuah negara tersebut. Pada akhir dari skema pembangunan
ini yaitu tahun 2015, membuat hasil yang baik karena MDGs dinilai berhasil
dalam melaksanakan tujuannya. Hal ini terbukti dengan berkurangnya rakyat
miskin hingga 1,8 miliar dan ada beberapa negara yang memiliki pertumbuhan
ekonomi yang lebih tinggi dari harapan.
Setelah MDGs
selesai dan mendapatkan hasil yang memuaskan, ada kembali sebuah skema
pembangunan yang dinilai sangat baik bagi peningkatan kualitas dunia. Skema
baru ini dinamakan Sustainable Development Goals (SDGs) yang didalamnya
memiliki tujuan sebagai lanjutan dari skema pembangunannya yaitu MDGs. Tujuan dari
SDGs ini adalah mencoba menyelesaikan permasalahn sosial yang ada baik dari
sisi ekonomi mapupun sisi sosial lainnya yang membuat manusia dapat hidup
layak. Selain itu ada juga tujuan lain yaitu untuk meningkatkan pendidikan di
dunia agar manusia dapat kesempatan yang sama dalam hal pendidikan dan juga
serius di dalam mengatasi permasalahan lingkungan seperti perubahan iklim. Dari
sini kita dapat melihat adanya perkembangan di dalam skema yang telah
ditetapkan terkait dengan permasalahan lingkungan dan kemiskinan dengan
kesenjangan. Permasalahan lingkungan menjadi sangat diperhatikan karena telah
banyak manusia yang sadar akan perubahan bumi yang telah dirasakan beberapa
tahun belakangan dan juga kemiskinan yang berkurang di jaman sekarang namun
jarak antara yang kaya dan miskin menjadi semakin jauh sehingga ini dimasukkan
kedalam skema pembangunan SDGs.
Dari penjelasan
diatas, kita dapat melihat bahwa sebuah skema pembangunan yang dibuat oleh
lembaga internasional yang di ratifikasi oleh hampir seluruh negara di dunia
ini memberikan sebuah hasil yang cukup baik. Dari sini juga kita dapat melihat
bahwa tidak ada perbedaan antara negara maju dan negara berkembang untuk
melakukan skema ini sehingga baik mereka negara kuat atau tidak harus patuh
pada skema pembangunan ini. Hal yang perlu diperhatikan ialah di dalam pembuatan
skema pembangunan ini, tujuan dan aturan yang diberikan menurut saya masih
terlalu memakai pola pikir kebarat-baratan yang dimana negara berkembang akan
sedikit mengalami kendala di dalam pemenuhan skema pembangunan ini. Perlu adanya
pola pikir dari negara-negara berkembang juga agar negara berkembang ini dapat
menyelaraskan skema pembangunan yang ada sehingga adanya kemudahan yang di
dapat oleh negara berkembang karena skema pembangunan itu juga berasal dari
negara berkembang tersebut. Dengan demikian, negara-negara di dunia dapat
mencapai hasil yang diinginkan dengan tingkat yang lebih tinggi dari skema
pembangunan yang telah diterapkan yaitu pada saat MDGs dilakukan.
KABAR BAIK!!!
BalasHapusNama saya Aris Mia, saya ingin menggunakan media ini untuk mengingatkan semua pencari pinjaman sangat berhati-hati, karena ada penipuan di mana-mana, mereka akan mengirim dokumen perjanjian palsu untuk Anda dan mereka akan mengatakan tidak ada pembayaran dimuka, tetapi mereka adalah orang-orang iseng, karena mereka kemudian akan meminta untuk pembayaran biaya lisensi dan biaya transfer, sehingga hati-hati dari mereka penipuan Perusahaan Pinjaman.
Beberapa bulan yang lalu saya tegang finansial dan putus asa, saya telah tertipu oleh beberapa pemberi pinjaman online. Saya hampir kehilangan harapan sampai Tuhan digunakan teman saya yang merujuk saya ke pemberi pinjaman sangat handal disebut Ibu Cynthia, yang meminjamkan pinjaman tanpa jaminan dari Rp800,000,000 (800 juta) dalam waktu kurang dari 24 jam tanpa tekanan atau stres dan tingkat bunga hanya 2%.
Saya sangat terkejut ketika saya memeriksa saldo rekening bank saya dan menemukan bahwa jumlah yang saya diterapkan, telah dikirim langsung ke rekening bank saya tanpa penundaan.
Karena saya berjanji bahwa saya akan membagikan kabar baik, sehingga orang bisa mendapatkan pinjaman mudah tanpa stres. Jadi, jika Anda membutuhkan pinjaman apapun, silahkan menghubungi dia melalui email nyata: cynthiajohnsonloancompany@gmail.com dan oleh kasih karunia Allah ia tidak akan pernah mengecewakan Anda dalam mendapatkan pinjaman jika Anda menuruti perintahnya.
Anda juga dapat menghubungi saya di email saya: ladymia383@gmail.com dan Sety yang memperkenalkan dan bercerita tentang Ibu Cynthia, dia juga mendapat pinjaman baru dari Ibu Cynthia, Anda juga dapat menghubungi dia melalui email-nya: arissetymin@gmail.com sekarang, semua akan saya lakukan adalah mencoba untuk memenuhi pembayaran pinjaman saya bahwa saya kirim langsung ke rekening mereka bulanan.
Sebuah kata yang cukup untuk bijaksana.